Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Internet Tanpa Nama Pengarang

Dear Sobat Pawon yang gagah en caem. Dulu waktu admin pawonnusantara.com sekolah dan kuliah, sering banget disuruh ngerjain tugas bikin makalah, bikin jurnal, dan endingnya bikin skripsi yang bikin engga kuat buat ngelanjutin kuliah, hehehehe Jaman sekarang mah enak kalo disuruh bikin tugas makalah pasti nyarinya lewat internet. Nah, masalahnya adalah kadang diinternet itu tidak semua orang mencantumkan namanya. Lantas bagaimana caranya menulis daftar pustaka dari internet kalo tidak ada nama pengarangnya? Dan ada engga sih cara penulisannya?

Diantara pembaca tulisan ini pasti kalian juga masih pelajar dan mahasiswa yang sedang mencari cara menulis daftar pustaka dari internet, bener engga ya…???

Sebagai pelajar dan mahasiswa membuat tugas makalah hal yang sudah pasti sering dilakukan, sebagai salah satu metode penugasan agar mahasiswa mampu membuat sebuah karya ilmiah yang sesuai dengan akademiknya.

Daftar pustaka. Bagi kalian yang sering diberi tugas dan mengerjakan tuga makalah pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Daftar Pustaka. Menulis daftar pustaka biasanya berada diakhir lembar makalah. Daftar pustaka ditulis sebagai referensi atas sumber asli bahan tulisannya yang dia ambil baik dari internet maupun dari buku supaya terhindar dari plagiarisme alias plagiat alias meniru alias mencontek.

Menulis daftar pustaka bukanlah hal yang sangat mudah. Banyak orang mungkin salah satunya adalah kalian yang masih belum bisa menulis daftar pustaka dengan baik dan benar, terlebih jika daftar pustaka tersebut diambil dari internet yang tidak ada nama pengarangnya.

Banyak sekali contoh daftar pustaka yang diambil dari internet yang dapat dijadikan pedoman penulisan. Namun masih banyak ditemukan karya tulis yang belum menerapkan penulisan daftar pustaka yang baik dan benar.

Berikut ini admin pawonnusantara.com akan mencoba mengulas kembali sebuah tulisan dari romadecade.org tentang pengertian daftar pustaka, tata cara penulisan daftar pustaka dan contoh daftar pustaka. Yuk silahkan disimak ya gayessss

Pengertian Daftar Pustaka

Siapa yang tidak tahu daftar pusaka? Salah satu pengertian daftar pustaka dinyatakan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia. Daftar pustaka adalah suatu daftar yang mencantumkan nama penulis, tahun terbit, judul karya tulis, informasi penerbit dan beberapa keterangan tambahan.

Biasanya ditempatkan pada akhir karya tulis dan disusun berdasarkan urutan abjad. Penulisan daftar pustaka memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan yang akan dirasakan. Daftar pustaka akan membantu penulis mencari informasi yang akurat jika terjadi revisi kembali.

Bukan hanya penulis yang akan merasakan manfaat dari adanya daftar pustaka. Pembaca yang ingin mengetahui informasi tulisan lebih dalam dapat menelusuri daftar pustaka yang ada.

Daftar pustaka wajib dicantumkan oleh penulis ketika mengutip suatu karya tulis orang lain. Suatu keharusan mencantumkan daftar pustaka dengan tepat baik kutipan dari koran, majalah hingga portal berita.

Hal ini dilakukan agar karya yang diterbitkan tidak dicap sebagai plagiarisme dengan mencantumkan daftar pustaka sebagai sumber penulisan. Terdapat beberapa cara untuk mencantumkan sumber penulisan di suatu karya tulis.

Misalnya dengan kutipan langsung dan tidak langsung ataupun dengan tambahan footnote. Agar semua dapat terangkum dengan rapi diperlukan daftar pustaka di akhir karya tulisnya.

Tidak sah rasanya jika suatu karya tulis yang terdapat beberapa kutipan milik orang lain tidak mencantumkan daftar pustaka. Daftar pustaka juga harus diperhatikan bagaimana tata cara penulisannya yang baik dan benar. Penulisan daftar pustaka akan dijelaskan pada poin selanjutnya.

menulis daftar pustaka, daftar pustaka tanpa nama

Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka umumnya ditulis secara baku. Banyaknya sumber dan media yang menjadi dasar penulisan daftar pustaka membuat keanekaragaman bentuk daftar pustaka pula. Hal ini mempengaruhi tata cara penulisan daftar pustaka.

Daftar pustaka yang  baik akan ditampilkan pada contoh daftar pustaka. Ada beberapa aturan dalam tata cara penulisan daftar pustaka. Penyusunan daftar pustaka tidak boleh asal sembarangan. Daftar pustaka juga memiliki aturan yang sistematis dalam penyusunannya.

Ada beberapa unsur yang dimuat dalam daftar pustaka. Kumpulan dari daftar pustaka juga harus diurutkan sesuai dengan abjad. Hal ini akan memudahkan siapapun untuk menemukan informasi yang lebih mendalam mengenai karya tulis yang dibuat.

Daftar pustaka sangat penting untuk menjaga karya tulis yang dibuat agar terhindar dari plagiarisme. Plagiarisme sangat dilarang dalam sebuah karya tulis terutama karya tulis ilmiah, skripsi, tesis, disertasi, dan lainnya.

Dengan adanya daftar pustaka, karya tulis yang diterbitkan akan terjamin orisinalitas dengan mencantumkan referensi bacaan.

cara penulisan daftar pustaka

Unsur-Unsur yang Umum Digunakan Dalam Menulis Daftar Pustaka

Pentingnya menulis daftar pustaka di akhir penulisan karya tulis diperlukan beberapa hal yang perlu dipahami. Untuk menulis daftar pustaka tanda baca dan unsur yang dimuat harus dipahami. Dengan memahami unsur-unsur dari daftar pustaka akan memudahkan penulisan daftar pustaka yang baik dan benar juga dapat meminimalisir kesalahan penulisan.

Ada beberapa unsur penting yang selalu dimuat dalam daftar pustaka. Unsur-unsur yang umum digunakan akan dijelaskan dalam uraian berikut:

1. Nama Penulis

Nama penulis harus ditulis pada awal daftar pustaka. Jika nama penulis terdiri lebih dari 2 kata maka nama penulis dibalik dan diberi tanda koma. Cara penulisannya dengan menulis nama belakang terlebih dahulu, diberi tanda koma, barulah ditulis nama depan penulis.

Biasanya sumber tulisan dibuat oleh 2 penulis bahkan lebih. Nama penulis pertama harus dibalik. Diantara kedua nama penulis diberi kata “dan”. Untuk penulis kedua dan ketiga sesuai dengan nama aslinya. Jika tidak ingin repot boleh tulis 2 nama penulis dan ditambah dengan kata “dkk” (dan kawan-kawan) atau et all.

Di beberapa sumber penulisan juga seringkali terdapat nama penulis yang disertai dengan gelar. Bisa berupa gelar pendidikan, gelar keagamaan hingga gelar bangsawan. Untuk menulis daftar pustaka, nama penulis ditulis tanpa menggunakan gelar.

2. Tahun Terbit

Tahun terbit juga perlu dicantumkan. Setelah nama pengarang barulah ditulis tahun terbit. Tahun terbit ditulis dalam angka bukan huruf. Perhatikan dengan detail yang mana tahun penerbit atau tahun cetakan awal. Jika tidak ada tahun terbit maka ditulis “Tanpa Tahun” dan diakhiri tanda titik.

3. Judul Buku

Judul buku yang dikutip harus ditulis secara lengkap. Penulisan judul buku umumnya dibuat dengan Italic atau miring. Tetapi ada juga ditulis secara Bold atau tebal dan Underline atau garis bawah. Letak penulisan judul buku tepat setelah tahun terbit. Seperti tahun terbit, judul buku juga diakhiri tanda titik.

Perlu diperhatikan penulisan judul buku sesuai dengan judul asli. Penggunaan font kapital di setiap kata juga harus sesuai yang asli. Jangan lupa judul dibuat dengan miring.

4. Kota Terbit

Kota terbit perlu dicantumkan pada daftar pustaka. Penulisan kota terbit tepat setelah judul buku dan sebelum nama penerbit. Nama kota terbit akan diakhiri dengan tanda titik dua (:).

5. Nama Penerbit

Nama penerbit akan ditulis setelah tanda titik dua (:) yang diikuti kota terbit. Penulisan nama penerbit berada di akhir kalimat daftar pustaka. Nama penerbit akan diakhiri tanda titik.

Contoh Daftar Pustaka

Contoh Daftar Pustaka Dari Internet

Internet dapat menjadi sumber penulisan karya tulis yang dapat menunjang dan memperluas informasi yang diperoleh. Daftar pustaka yang sumbernya berasal dari internet memerlukan beberapa unsur yang perlu dicantumakan. Disini tidak ada dicantumkan kota terbit dan nama penerbit seperti daftar pustaka pada umumnya.

Penulisan daftar pustaka yang sumbernya dari web akan ditambah dengan alamat web itu sendiri. Selain itu juga perlu dicantumkan tanggal akses web tersebut.Berikut ada beberapa contoh daftar pustaka yang sumbernya dari internet.

– Riko, Budi. 2016. Dampak Globalisasi di Indonesia. http://globalisasi.blogspot.com/2016/01/01-dampak-globalisasi-di-Indonesia.html. (1 Januari 2015).

– Yusuf, Muhammad. 2018. Pendapatan Negara di Asia Tenggara. http://ekonomiproject.blogspot.com/2018/02/02-negara-asia-tenggara.html. (2 Februari 2018).

– Anis, Rahma. 2010. Budidaya dan Pemanfaatan Lidah Buaya di Pontianak dan Sekitarnya. http://aloevera.blogspot.com/2010/03/03-lidah-buaya-di-pontianak.html. (3 Maret 2010).

– Rusla, Rio. 2017. Pakaian dan Alat Musik Daerah yang Ada di Indonesia. http://culture.blogspot.com/2017/04/04-kebudayaan-di-indonesia.html. (4 April 2017).

Nah, sobat pawon itu mungkin tulisan mengenai cara menulis daftar pustaka dari internet yang baik dan benar. Mohon maaf sekiranya ada yang sedang mencari cara menulis daftar pustaka dari internet tidak ada nama pengarangnya belum bisa disampaikan dalam tulisan ini. Karena keterbatasan admin dalam menggali informasi. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *